gabung oriflame yuukk

Rabu, 20 Maret 2013

Terkadang kita lupa,..

Hari ini ada obrolan yang agak berbeda di banding dengan biasanya,,semua di mulai saat nonton berita kasus imam syafi`i pengusaha komputer yang di temukan tewas di bagasi mobil,  ada sesuatu yang lain,, ada rasa yang yang tak biasa, yang menyentil  hati dan pikiranku,

ada sesuatu yang selama ini tak pernah terpikirkan tapi  mulai sekarang akan ku masukan dalam jadwal, jadwal kebersamaan, juga jadwal komunikasi, dan  jadwal perhatianku.

iya selama ini kita merasa sudah menjadi ibu  dan istri yang baik dengan menyediakan menu sarapan,, makan siang,, makan malam,, cemilan sore,, menyiapkan pakaian kerja, merapikan rumah, menemaninya jalan jalan, dan sebagainya,,

tapi kita kadang  lupa,,  lupa menanyakan bagaimana kabar pasangan kita  hari ini,, apa yang di rasakan saat ini.. bagaimana dengan pekerjaannya ,.. hal hal yang mungkin sepele tapi  tak bisa di sepelekan,

kadang kita kepedean dengan dengan melihat  pasangan kita senyum, semua tampak biasa saja dan menganggap semua baik baik saja, kita tak pernah menyadari bahwa di luar sana mereka juga mempunyai persoalan,, mereka juga mengalami tekanan,, entah itu dari tempat bekerja atau teman teman mereka, tapi kita terlalu egois dengan pura pura tidak tahu dan mengganggap bahwa itu semua tanggung jawab mereka sebagai seorang suami,, itu pekerjaan dia dan sebagainya,

padahal sebagai belahan jiwa seharusnya kita tahu apa yang saat ini sedang dia  rasakan,, sebagai teman hidup harusnya kita jadi orang pertama yang di jadikan tempat berbagi, dan mendengar segala keluh kesahnya karena sehebat apapun dia, dia tetep manusia biasa yang mempunyai rasa lelah,, sedih dan resah

nitip pesan buat para istri yang mungkin kebetulan memebaca tulisan ini, mari sediakan waktu untuk menyapanya,, bukan sekedar sapaan biasa tapi sapaan yang bisa menyentuh hatinya,, tanyakan apa dia baik baik saja,. apakah dia senang hari ini, adakah butuh teman bicara,, mari sediakan waktu khusus buat pasangan kita, jangan sampai rutinitas membuat kita lalai pada kewajiban kita sebagai teman hidup, bukan lebay. tapi memang itulah hakekat setiap manusia  butuh seorang pengingat apabila ia salah langkah, butuh teman saat tertekan,butuh perhatian dalam kelelahan, dan  butuh suport saat dia dalam persoalan,  baik itu seorang laki laki ataupun perempuan.

semoga kita semua bisa menjadi para pendamping yang bisa mengantarkan pasangan kita ke ketentraman lahir dan batin, 

terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca tulisan ini, semoga beremaanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar